Artikel Hangat

TimeLine Layout

Mei, 2024

  • 25 Mei

    20 KIAT TERLEPAS DARI DOSA

    ■■■■■▪Kiat ke – 13▪■■■■■ MENGALIHKAN HASA NAFSU KEPADA HAL YANG ALLAH CINTAI Allah Ta’ala telah mencela orang yang terus mengikuti dan tunduk kepada hawa nafsunya secara mutlak (baik maupun buruk) di dalam firman-Nya, { أَفَرَءَيۡتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَٰهَهُۥ هَوَىٰهُ وَأَضَلَّهُ ٱللَّهُ عَلَىٰ عِلۡمٖ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمۡعِهِۦ وَقَلۡبِهِۦ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِۦ …

    Selengkapnya »

Februari, 2024

  • 1 Februari

    Untuk Penyeru Kepada Tauhid

    Bagian 3 Dari Nasihat Syaikh Shalih Sindi. 5. Yang kelima, dan Terakhir : Jadilah Saliim, yang sehat dan selamat hatinya. Allah Ta’ala berfirman : إِذۡ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلۡبٖ سَلِيمٍ (٨٤) (Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci, (Ash-Shaffat : 84) Ialah Ibrahim, pemimpinnya orang-orang yang bertauhid, penyeru …

    Selengkapnya »

Januari, 2024

  • 7 Januari

    MEMPERKUAT MUJAHADAH MELAWAN PENDORONG KEBURUKAN

    Di antara khasiat mujahadah melawan hawa nafsu dan setan ialah terbentuknya antibodi untuk mendorong keduanya, dengan perjuangan inilah niscaya keinginan untuk bermaksiat akan melemah dan semakin mudah meninggalkannya; Allah Ta’ala berfirman, )وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُواْ فِينَا لَنَهۡدِيَنَّهُمۡ سُبُلَنَاۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ( “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami …

    Selengkapnya »
  • 7 Januari

    Untuk penyeru kepada Tauhid

    Untuk penyeru kepada Tauhid Bagian 2 dari nasihat Syaikh Shalih Sindi -hafidzahullah- Jadilah hakiim Dalam dakwah, seseorang harus punya kebijaksanaan dalam bersikap, harus punya kecerdasan dalam berdakwah, dan ini merupakan satu perkara yang luas cakupannya. Karena ketidak bijaksanaan dalam berdakwah atau ketiadaan lemah lembut, akan membawa kerusakan dalam dunia Dakwah, …

    Selengkapnya »

November, 2023

  • 10 November

    Untuk penyeru kepada Tauhid

    Bagian 1 dari nasihat Syaikh Shalih Sindi -hafidzahullah- Dakwah kepada Tauhid adalah sebuah amalan mulia, perjuangan yang besar dan ladang pahal yang luas. Sudah sepantasnya setiap orang yang berkinginan terjun ke medan yang luar biasa ini, mempersiapkan diri dengan persiapan yang matang, agar nantinya, setiap apa yang Aku nasehatkan dengan …

    Selengkapnya »

Oktober, 2023

  • 1 Oktober

    Cinta Dan Ketenangan

    (faidah Risalah Ibnul Qoyyim ila ahadi Ikhwanihi) “Teruntuk saudaraku Alauddin, semoga Allah menjadikan engkau pengajar serta pengajak kepada kebenaran dan selalu memberi kebaikan bagi siapapun yang duduk bersamamu dimanapun engkau berada” Kalimat do’a inilah yang menjadi pembuka surat Sang imam teruntuk saudaranya. Sebuah surat yang menjadi bukti keikhlasan sang Imam …

    Selengkapnya »

Juni, 2023

  • 28 Juni

    Membesarkan Allah di hari-hari besar

    لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ “agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak” (QS. Al Hajj: 34) Kau tahu, mengapa Takbir, Tahlil dan Tahmid dianjurkan di hari-hari ini? Agar kita sadar bahwa setiap pengorbanan yang kita kerjakan adalah taufik …

    Selengkapnya »
  • 5 Juni

    Musibah Menjadi Ringan dengan Husnuzan.

    Prasangka baik terhadap Allah adalah sebuah amalan hati yang sangat mulia. Ia adalah sebuah keyakinan apa yang pantas terhadap Allah Taala baik dari Nama, sifat maupun perbuatan Allah Taala. Dan juga keyakinan bahwa yang terkandung di dalamnya memiliki dampak yang begitu mulia. Seperti keyakinan bahwa Allah mengasihi hamba hambanya yang …

    Selengkapnya »

Mei, 2023

  • 12 Mei

    Setelah Berlalu Ramadan

    Jangan mengucap selamat tinggal pada Ramadan. Tapi, hiduplah dengannya, selamanya. Ia bukan momen sekali singgah; sebulan berlalu kemudian hilang. Ia adalah kehidupan, gaya hidup, dan pemantik untuk segala perubahan. Kalau ingin bahagia dengan rasa qona’ah, hidupkan Ramadan. Kalau ingin tenang dengan tawakkal, hidupkan Ramadan. Kalau ingin aman dengan ketaqwaan, waspada …

    Selengkapnya »

April, 2023

  • 19 April

    MENGINGAT ADANYA PENGGANTI YANG LEBIH BAIK

    Dengan meninggalkan maksiat karena rasa takut kepada Allah, rasa harap terhadap rida-Nya dan untuk menjaga keimanan, Allah akan menggantikan (maksiat tersebut) dengan kelezatan di dalam hati, kebahagiaan jiwa dan keberkahan hidup; sebagaimana firman-Nya, مَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَنُحۡيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةٗ طَيِّبَةٗۖ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ أَجۡرَهُم بِأَحۡسَنِ مَا كَانُواْ …

    Selengkapnya »