Artikel Hangat
Beranda / Adab / Lulus?

Lulus?

Lulus?

Momen Ujian Nasional telah berlalu, sebagian pelajar yang lain masih sibuk ujian kenaikan kelas. Bagi sebagian pelajar ada yang punya target lulus hingga tingkat strata 1, strata 2 dst….

Namun banyak yang tidak sadar bahwa ternyata mindset lulus ini berdampak negatif.

Diantaranya sebagai berikut:

– membuat sebagian tertipu dengan kelulusan nya sehingga merasa sudah cukup belajar dan tidak perlu menambah lagi.

– bagi yang telah mencapai level yang “tinggi” terkadang merasa gengsi untuk mengulang pelajaran level “bawah”.

– bahkan pelajaran yang bukan bidang kita, kita pun malu mempelajarinya hanya karena pelajaran itu dipelajari anak-anak.

Padahal menuntut ilmu adalah ibadah, Rasulullah ‎ﷺ‎ bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim” HR Ibnu Majah, Shohih.

Jika Nabi ‎ﷺ‎ menyatakan menuntut ilmu adalah wajib maka dia adalah ibadah, dan ibadah itu wajib hingga ajal menjemput. Allah ‎ﷻ‬ berfirman:

(وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ)

“dan beribadah lah kepada Tuhan-mu hingga kematian menjemputmu”.

[Surat Al-Hijr 99].

Imam Ahmad bin Hanbal رحمه الله تعالى di tanya: sampai kapan anda menuntut ilmu?

Beliau menjawab: ” (aku) bersama tempat tinta ini hingga ke kubur”.

Abu Zur’ah Ar-Razi ketika beliau wafat beliau menutup hidup dengan membaca hadis Muadz bin Jabal:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“barangsiapa yang ucapan terakhir nya adalah Laa Ilaaha Illallah maka niscaya dia masuk surga” HR Abu Dawud. Beserta sanad nya.

Al-Biruuni Al-Falaki, saat beliau menghadapi sakaratul maut beliau masih menyibukkan diri dengan belajar, beliau bertanya kepada kawannya tentang warisan “jaddah fasidah”, dan beliau berkata: “aku meninggal dengan membawa ilmu ini lebih baik daripada meninggal namun jahil terhadap ilmu tersebut”.

==============

Tidak layak bagi seorang mukmin menyia-nyiakan waktu selagi ajal belum tiba.

Menuntut ilmu adalah salah satu ibadah terbaik untuk memanfaatkan waktu tersebut.

وفقنا الله وإياكم للعلم النافع والعمل الصالح

===========

📚📚📚📚📚

Siyar a’laamin nubala

Al-Musyawwiq Ilal Qiraah wa Thalabil Ilmi

Print Friendly, PDF & Email

Tentang Achmad Handika

Achmad Handika
Mahasiswa pasca sarjana jurusan Fikih dan Ushulnya di Universitas Imam Muhammad bin Saud cabang Jakarta. Kabag. Pendidikan Ponpes Al-Manshur Al-islami Pare-Kediri-Jawa Timur.

Check Also

Iman Kepada Hari Akhir

Hari akhir yang disebut juga dengan hari kiamat adalah ketika tidak ada hari lagi setelahnya, …

Satu komentar

  1. Avatar

    Bismillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *